Peluh sudah aku berkelana
Tak terhitung banyaknya tempat yang aku
lalui
Banyak iklim yang sudah aku rasakan
Apa terlalu berlebihan kalau saatnya aku
ini istirahat
Rehat melepas lelah basuh keringat
Berhenti dari perjalanan yang penuh debu
Kikis kakiku yang sekarang luka bernanah
Mega mentari sudah terlihat merah terang
Habis merah, lalu oranye, hingga hitam
Mentari akhirnya pun terlelap dalam
tidurnya
Jejakku akan terhapus sudah dalam malam
Saat aku mulai rehat di bawah sinar
rembulan
Menikmati mimpi-mimpi masa lalu yang
berliku
Saatnya menghitung detik bagiku untuk
terlelap
Tersenyum dalam senyap menanti kabar
gembira
Di dalam mimpi bersenda gurau dengan
imanku
Akhirnya aku pun memejamkan mata
“Yapz, aku rehat melepas penat
kehidupanku”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar