197 TAHUN LAHIRNYA
DR. KARL HEINRICH MARX
“Sang Teoritikus
Revolusioner Berpengaruh”
5 Mei 1818, Henrietta Pressburg harus menghela nafas
panjang-panjang dan berusaha teriak sekuat tenaga demi melahirkan seorang anak
di rumahnya. Tangannya dipegang erat-erat oleh Heinrich Marx, terkadang sang
suami berkata “Ayo istriku, berusahalah untuk tetap hidup demi melihat anakmu
ini yang nantinya akan menjadi pengubah nasib dunia”. Anak itu lahir ke dunia
dengan tangisan yang keras karena matanya langsung melihat keadaan kota Trier
yang penuh dengan kumpulan tani miskin. Belum lagi penindasan pajak yang
dilakukan oleh Kekaisaran Prusia terhadap penduduk miskin kota membuat anak itu
tidak berhenti menangis. Begitulah tangisan pertama sang guru yang membuat mata
kita terbuka dan seketika menangis melihat adanya penindasan di bumi ini yang
dilakukan karena faktor ekonomi, dialah KARL MARX.
Seorang sejarawan, sosiolog, filsuf, ekonom,
politikus, jurnalis, dan sosialis revolusioner yang radikal telah lahir di hari
ini, di negara yang penuh dengan gudang filsuf idealis modern seperti Hegel. Ia
pun menjadi Hegelian kiri dan menentang habis-habisan filsafat yang tiada guna
seperti Idealisme itu. Marx menciptakan konsep Materialisme Dialektika yang
membuka mata kita akan keadaan materi yang terus bergerak dan berkembang. Dia percaya
bahwa segala sesuatu dan peristiwa bukanlah digerakkan oleh ghaib ataupun ide,
namun pergerakan itu adalah hasil dari perkembangan material yang luar biasa. Belum
lagi ia menyatakan bahwa kesadaran manusia itu di tentukan oleh corak produksi
dan keadaan sosial masyarakat. Dia menjungkirbalikkan segalanya menjadi masuk
akal. Bahkan ia mengubah Materialisme yang kaku itu menjadi sesuatu yang akan
berguna jika di praktekkan. Maka tidak heran jika kita akan menemukan
kata-katanya yang menyatakan hari akhir filsafat, yaitu :
“Para
ahli filsuf dari dulu hingga kini hanya mempersoalkan keadaan, tetapi yang
terpenting ialah mengubah keadaan tersebut”
Maka ketika Marx muda berhasil menyusun filsafat yang
revolusioner yaitu Materialisme Dialektika, maka Marx di umur pertengahan saat
berhasil membongkar kejahatan para kapitalis terhadap kaum buruh yang
keterlaluan. Ia melengkapi filsafatnya dalam Manuskrip Paris dengan
Materialisme Historisnya dan teori Alienasinya. Menurutnya, para buruh yang
sekarang adalah kelas pekerja yang terasing dari pekerjaannya karena mereka
hanya bekerja tanpa mendapatkan objek kerjanya. Belum lagi ia pula yang
berhasil menjungkirbalikkan teori Adam Smith dan David Ricardo. Tidak
ketinggalan, teman se ideologinya seperti Proudhon pun di kritik habis-habisan
olehnya. Alhasil muncullah karya cemerlang lainnya seperti The Poverty of Philosophy. Marx benar-benar mengasah Sosialisme nya
ketika ia di Perancis dengan mengamati kondisi kelas pekerja Perancis serta
cerita heroik mengenai Revolusi Perancis. Ia bertemu Engels ketika di Perancis
dan bersama-sama menyusun manuskrip politiknya yang sangat berharga yaitu The Communist Manifesto. Maka, dengan
hadirnya manifesto tersebut, para kaisar, tuan tanah, kapitalis, kepausan,
raja, dan penguasa lainnya ketakutan dengan bangkitnya semangat revolusioner
kelas pekerja yang mereka tindas.
Marx Tua adalah seorang yang sangat bijak. Hari-harinya
dihabiskan di Inggris bersama istrinya yang bernama Jenny Von Westphalen yang
setia menemaninya walaupun keadaan keluarganya miskin. Anak-anaknya pun bangga
mempunyai ayah yang sanggup mengkritik segala persoalan yang ada sehingga ia
menjadi musuh para teoritikus lainnya yang sakit hati. Bagaimanapun juga, ialah
yang berhasil merevolusionerkan kelas pekerja dengan satu pamungkas terakhirnya
yang paling masterpiece yaitu Daas Capital yang diterbitkan 3 jilid. Jilid
pertama dikeluarkan ketika ia masih hidup dan dua jilid terakhir di terbitkan
oleh sahabat setianya, Engels.
Karl Marx bersama sahabat karibnya, Friederick Engels
tidak hanya membangun struktur dasar bangunan yang berupa teori perjuangan
kelas yang tertindas secara ekonomi, tetapi mereka juga menjadi pelopor
kemajuan ilmu pengetahuan dan juga seorang historiografer yang berhasil
menyusun buku-buku sejarah yang isinya sangat sastraik seperti Brumaire XVI Louis Bonaparte yang
menjadi rujukan bagi ilmu Sosial dan Filsafat. Bukan hanya sebagai ekonom
ataupun sejarawan, Marx juga menjadi seorang sosiolog yang humanis, teorinya
mengenai keterasingan kerja membuka mata kita bahwa hakikat kita sebagai
manusia adalah hidup dengan bekerja. Selain itu, dia adalah seorang jurnalis
radikal yang menulis di koran Reinishce
Zeitung dan menjadi penyusun anggaran dasar liga Internasional pertama.
Aktivitas teoritikal dan prakteknya membuat ia dan
Engels di musuhi habis-habisan. Namun, Engels sebagai seorang sahabat setia
terus membelanya sehingga kebenaran teorinya menjadi mutlak dan sempurna. Dengan
berpedoman pada Materialisme Dialektika sebagai filsafat dasarnya, Engels
berhasil membawa teori Marx yang ia bakukan menjadi Marxisme mendunia. Belum
lagi peran orang-orang yang membentuk Internasionale II seperti Kautsky yang
juga berjasa mengembangkan Marxisme menjadi sebuah pemikiran yang revolusioner,
namun pada akhirnya Kautsky dan komplotannya seperti Bernstein berkhianat.
Di Rusia, muncul nama seperti Plekhanov yang berasal
dari Internasionale II berhasil menanamkan kuat pemikiran Karl Marx yang
revolusioner itu pada kelas pekerja yang masih sedikit jumlahnya. Salah satunya
ialah Vladimir Illyanov Lenin yang menjadi pioneer dari pergerakan nyata
revolusioner dunia. Tanpanya, mungkin teori Marx hanya menjadi teori yang usang
dan tiada berarti dalam perkembangan zaman. Karena Lenin lah, Marxisme menjadi
sebuah teori yang sangat relevan selama Kapitalisme dan Liberalisme itu tetap
ada.
Hantu Komunisme yang di ciptakan Karl Marx itu tetap
ada memburu para Kapitalis, Bankir, dan juga Liberalis yang menindas kaum kelas
pekerja yang ia bela. Hantu itu tetap melayang melingkupi dunia, bahkan
merasuki sanubari para pengikutnya hingga kini. Bahkan tidak ada satupun negeri
Sosialis yang tidak menggunakan teori Karl Marx sebagai basis dasar ideologinya,
walaupun pada akhirnya pengembangan dari ideologi itu berbeda-beda. Marx memang
benar-benar sangat mengguncang dunia. Kita, kaum Marxis patut mengenangnya
sebagai seorang guru yang berhasil membuka mata kita dengan analisanya yang
tajam mengenai bagaimana struktur kelas masyarakat dan bagaimana tatanan
kehidupan manusia seharusnya. Menurutnya, manusia ialah makhluk yang “Hidup
sesuai kebutuhan dan bekerja sesuai kemampuan”, maka manusia yang tadinya
bersifat mekanis berubah menjadi manusiawi karena kebenaran teorinya. HAIL OF
KARL MARX (1818 – 1883)
ALL WORKERS,
FARMERS, POOR PEOPLE OF CITY, AND SCHOLARS OF THE WORLD, UNITE FOR
REVOLUTION!!!!!
(Alvie, 05 Mei 2015)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar